Benar Nggak Sih Sering Nyetir Mobil Bisa Bikin Otak Kurang Cemerlang?

2017 Sep 23

Benar Nggak Sih Sering Nyetir Mobil Bisa Bikin Otak Kurang Cemerlang

Apakah Diasweeters ada yang hobi mengemudikan mobil? Mungkin ada juga yang sampai melakukan kebut-kebutan di jalan raya atau tol ya. Memang sih kegiatan yang satu ini sangat identik dengan hobi dan kesukaan. Bahkan ada lho perlombaan seperti balapan mobil dimana Diasweeters adu cepat dan kencang dengan orang lain. Bagi sebagian masyarakat, nyetir mobil bisa memberikan kesenangan dan kepuasan tersendiri lho.

Asiknya Nyetir Mobil

Banyak orang yang mengatakan kalau nyetir mobil adalah kegiatan yang asik dan juga seru. Khususnya bagi para pria dimana menyukai tantangan yang ada di jalan raya. Hal ini membuat mereka terkadang melakukan atraksi berbahaya seperti kebut-kebutan. Alasannya tak lain adalah karena hobi dan menyukai sensasi saat beradu dalam kecepatan tinggi. Tak heran juga ada beberapa orang yang sampai betah nyetir mobil hingga berjam-jam lamanya. Contohnya saja ketika sedang melakukan perjalanan ke luar kota, mudik, atau bahkan jalan-jalan.

Dibalik sensasi seru yang diberikan ketika sedang nyetir mobil, ternyata dapat memberikan masalah lho Diasweeters. Faktanya, kegiatan yang satu ini mampu menurunkan kecerdasan manusia. Bagaimana bisa begitu ya?

Efek Buruk Nyetir Mobil

Salah satu resiko terlalu sering dan lama nyetir mobil yaitu mengurangi kecerdasan otak. Hal tersebut memang benar karena telah ada beberapa penelitian yang membuktikannya. Jika Diasweeters menyetir selama dua jam lebih maka bisa mempengaruhi kesehatan dan kerja otak. Alasannya karena tubuh akan merasa lelah dan penat. Jika dipaksakan maka akan berakibat fatal dan mempengaruhi kinerja organ tubuh, misalnya jantung.

Sebuah penelitian di Inggris membuktikan tingkat kecerdasan dan ingatan orang yang berkendara lebih dari dua jam menurun drastis. Hal ini disebabkan karena sel-sel otak yang lelah dan fungsinya melemah.

Tak hanya mempengaruhi kecerdasan saja Diasweeters. Nyetir mobil dalam waktu lama dan tanpa istirahat juga menyebabkan gangguan kesehatan lainnya. Misalnya saja rasa nyeri dan kram pada bagian leher, punggung, kaki, tangan dan pinggang. Selain itu juga membuat otot menjadi kaku karena terlalu lama berada dalam posisi duduk. Kemudian juga bisa meningkatkan stress karena Diasweeters terlalu fokus di jalanan tanpa beristirahat. Otot menjadi tegang dan terkadang membuat kepala menjadi sakit.

Nah, sekarang Diasweeters sudah tau jika nyetir mobil terlalu lama bisa membawa pegaruh buruk. Kecerdasan otak akan menurun seperti kemampuan berfikir dan mengingat. Kemudian kebiasaan tersebut juga memberikan masalah kesehatan lain. Lebih baik Diasweeters berhenti sejenak dan istirahat jika sudah nyetir mobil selama dua jam. Ini bertujuan agar tubuh menjadi lebih rileks dan tidak tegang. Dengan begitu, konsentrasi bisa kembali fokus dan badan tidak terlalu kaku.

Comment