Benarkah Kebanyakan Kafein Bisa Sebabkan Kematian?

2017 May 12

Benarkah Kebanyakan Kafein Bisa Sebabkan Kematian

Mungkin banyak penikmat kopi yang nggak terima dengan klaim yang menyebut kafein merupakan zat yang mematikan. Pasalnya, selama ini kafein dikenal sebagai zat ajaib yang efektif menghilangkan kantuk, meningkatkan mood, energi dan konsentrasi.

Tapi faktanya, zat trimethylxanthine atau bubuk pahit yang lebih dikenal dengan kafein ini memang mematikan saat dikonsumsi secara berlebihan.

Dilansir dalam Livescience, telah terjadi sejumlah kasus kematian yang disebabkan karena overdosis kafein. Umumnya, kasus kematian overdosis kafein ini disebabkan konsumsi kafein dalam bentuk pil dan bubuk, yang kerap ditawarkan sebagai suplemen pelangsing dan minuman berenergi.

Di tahun 2014, sebanyak 2 orang pria asal Georgia yang masing-masing berusia 18 tahun dan 24 tahun, dilaporkan meninggal dunia karena mengalami overdosis kafein murni. Ketika itu, kedua korban sama-sama mengonsumsi kafein dalam bentuk serbuk konsentrat.

FYI, satu sendok teh kafein murni bubuk setara dengan 28 cangkir kopi. Padahal menurut sejumlah pakar kesehatan, batas aman konsumsi kafein harian adalah 400 mg atau setara dengan dua cangkir kopi per hari dengan kandungan kafein rata-rata 200 mg.

Sementara itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA), menyebut jika di Amerika banyak anak muda yang membeli bubuk kafein ilegal sebagai peningkat level energi. Umumnya, mereka menginginkan bubuk kafein ini supaya bisa belajar lebih lama dan tetap fokus.

Selain itu, bubuk kafein pun kerap digunakan sebagai peningkat performa fisik, penurun berat badan, menghalau rasa kantuk, dan lainnya.

Karena terbuat dari 100 persen kafein, pihak FDA memasukan produk tersebut ke dalam jenis produk stimulan yang sangat kuat. Bahkan secara khusus, pihak FDA memperingatkan jika jumlah kecil kafein bubuk atau pil kafein, bisa memicu overdosis yang sangat fatal.

Biasanya, gejala overdosis kafein bisa dilihat dari detak jantung yang mendadak cepat, keringat yang tidak terkendali, muntah, kejang dan tremor otot. Dalam beberapa kasus, overdosis kafein pun bisa menyebabkan gagal pernapasan dan serangan jantung.

Mengingat betapa bahayanya overdosis kafein, sangat disarankan untuk mengonsumsi kafein dalam batas wajar, yakni 400 mg per hari. Untuk mengetahui kandungannya, sebaiknya lihat informasi gizi dalam kemasan produk yang anda beli.

Comment