Benarkah Pecandu Narkoba Berisiko Tinggi Alami Gangguan Jiwa?

2017 Jul 15

Benarkah Pecandu Narkoba Berisiko Tinggi Alami Gangguan Jiwa

Walaupun sudah banyak informasi yang menyebut sejumlah kerugian menggunakan narkoba, faktanya hingga kini masih saja ada orang yang mau membeli dan mencicipi benda haram tersebut. Padahal rata-rata harga narkoba tergolong fantastis lho!

Selain bisa merugikan diri sendiri, keluarga dan lingkungan, dr. Dyah Novita, dari klikdokter.com, menyebut jika narkoba bisa membuat pecandunya mengalami gangguan jiwa.

Menurut Dyah, gangguan jiwa bisa disebabkan karena stres dan depresi. Beberapa diantaranya adalah psikotik atau skizofrenia, gangguan afektif yang membuat penderitanya sering sedih, maniakal  dan banyak tertawa tanpa alasan, paranoid dan gangguan akibat zat tertentu.

Nah menurut Dyah, gangguan jiwa yang disebabkan karena zat tertentu, paling banyak dialami oleh penggunaan narkoba. Hal ini karena zat haram tersebut bekerja aktif untuk mempengaruhi saraf dan otak hingga akhirnya gangguan kejiwaan pun sulit dihindari.

Parahnya lagi, gangguan kejiwaan karena narkoba tergolong susah untuk disembuhkan, dengan durasi terapi yang yang jauh lebih lama. Bahkan untuk beberapa pengguna narkoba, mereka berisiko besar mengalami kondisi putus urat saraf dan rusaknya sel otak.

Mengenai efeknya, menurut Dyah setiap individu memiliki gejala yang cenderung berbeda. beberapa diantaranya ada yang suka marah-marah tidak beralasan, tidak bisa tidur, sangat pasif, bicara sendiri, bahkan mengamuk.

Walaupun begitu, pasien dengan tingkat gangguan jiwa yang belum tinggi, biasanya mereka masih bisa diajak ngobrol dan menyadari kondisinya. Tapi jika sudah kumat, mereka cenderung sulit dikendalikan dan tidak bisa diajak kerjasama.

Penting mengendalikan stres

Salah satu alasan kenapa orang menggunakan narkoba adalah, mereka sedang stres dan butuh pelarian untuk mengatasi segala kegundahannya. Padahal, narkoba bukan jalan keluar. Alih-alih mengatasi stres, narkoba justru bisa menimbulkan masalah baru yang lebih parah.

Belum lagi pengguna narkoba berisiko berhadapan dengan hukum, sanksi masyarakat dan tentu saja tidak sesuai dengan ajaran agama manapun.

Dengan semua fakta tersebut, ada baiknya Anda mulai memikirkan cara untuk mengolah emosi dan mengendalikan stres dengan cara yang bijak. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah dengan berolahraga, berlibur, dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Comment