Fakta Seputar Nomophobia yang Sebaiknya Diasweeters Ketahui

2017 Jul 13

Fakta Seputar Nomophobia yang Sebaiknya Diasweeters Ketahui

No Mobile Phone Phobia atau yang dikenal dengan istilah Nomophobia, merupakan sebuah kondisi dimana Anda akan merasa takut dan gelisah saat berjauhan dengan smartphone. Mereka pengidap Nomophobia, akan cenderung takut saat kehilangan telepon genggam.

Nomophobia memang tergolong fenomena baru, dimana kondisi ini muncul seiring dengan munculnya teknologi smartphone yang mampu menyajikan beragam fitur yang menyenangkan, dunia sosial media yang makin ramai dan aplikasi pesan instan yang makin menjamur.

Selain fakta tentang nomophobia yang tergolong baru, masih ada sejumlah fakta menarik lainnya yang wajib Anda ketahui, seperti dilansir dalam :

  1. Penelitian yang dilakukan di Britania Raya, menyebut jika 53 persen pengguna smartphone tanpa sadar mengalami nomophobia berupa gelisah yang tidak jelas saat jauh dari smartphone.
  2. Ternyata pengidap nomophobia didominasi oleh wanita dengan angka mencapai 70 persen. Angka ini didapat berdasarkan penelitian yang sama di Britania Raya.
  3. Hampir seluruh pengidap nomophobia tidak sadar dengan kondisinya ini. Mereka berdalih tidak mau jauh dari smartphone karena takut ketinggalan informasi terbaru.
  4. Usia remaja merupakan yang paling berisiko, dimana pengidap nomophobia dikalangan remaja (18 s/d 24 tahun) mencapai angka 77 persen.
  5. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the National Sleep Foundation, menyebut jika nomophobia berhubungan erat dengan meningkatnya gangguan insomnia remaja di Amerika.
  6. Tahun 2008 penderita nomophobia di Amerika sudah mencapai angka 53 persen, dimana angka ini merangkak naik hingga mencapai 66 persen di tahun 2012.
  7. Penderita nomophobia di Asia terus meningkat dalam beberapa tahun belakangan ini, dimana survei terbaru dari Science Direct, menyebut jika 25 persen pengguna smartphone di Asia, ternyata mengidap nomophobia.
  8. 72 persen anak-anak berusia 11-12 tahun di Korea Selatan, diketahui menghabiskan waktu selama 5,4 jam per hari untuk menggunakan smartphone.
  9. Walaupun penduduk Singapura hanya berpenduduk sekitar 6 juta jiwa saja, faktanya negara ini masuk dalam daftar negara terbanyak pengidap nomophobia di dunia.

Fakta lainnya, nomophobia ternyata tidak hanya berpengaruh kepada faktor kejiwaan dan menurunkan prestasi, tapi berpengaruh kepada kesehatan, termasuk menyebabkan gangguan tidur, sakit kepala, vertigo, iritasi kepala dan dampak lainnya.

So, mulailah untuk melakukan batasan saat bermain dengan smartphone. Ingat Diasweeters, yang ada di sekitar kita jauh lebih berharga ketimbang mereka yang berada di negeri virtual!

Comment